Turnamen Sepak Takraw Setasami Simalungun lahir dari inisiatif Satria, Edi Siswanto, Eka Kurniawan dan Juga Dukungan dari Seluruh pecinta sepak takraw di Kecamatan Bandar sekitarnya pada tahun 2014. Kala itu, informasi mengenai kegiatan Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Simalungun sulit didapatkan, sehingga mereka memutuskan untuk menggelar turnamen sendiri secara berkala.
"Kami tidak pernah mendapatkan informasi atau kegiatan dari PSTI Simalungun saat itu, jadi kami berinisiatif membuat kejuaraan sendiri setiap dua bulan," ujar Satria, penggagas utama turnamen ini.
Perjuangan Satria dan Eka Kurniawan dalam mengumpulkan tim-tim sepak takraw di sekitar Perdagangan, Kecamatan Bandar, membuahkan hasil dengan terbentuknya Turnamen Arisan Sepak Takraw Sabtu-Minggu (Setasami). Turnamen ini juga berkat dukungan dari Bapak Jonni Hendra, salah satu pengurus PSTI Batubara pada masa itu yang selalu memberikan masukkan dan arahan kepada mereka.
Konsep Turnamen Setasami
Turnamen Setasami memiliki konsep bergilir antar Nagori/Desa di Kecamatan Bandar, dengan sistem pertandingan yang diadakan setiap dua bulan sekali. Selain dari Simalungun, turnamen ini juga diikuti oleh klub dari Desa Mangkai Baru, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batubara.
Beberapa klub yang tergabung dalam Setasami antara lain:
✅ Kampung Jawa
✅ Kampung Sawah
✅ Pondok Akar
✅ Bandar Sawah
✅ Kampung Kucingan
✅ Kampung Sebrang
✅ Perlanaan
✅ Kampung Pompa
✅ Titi Gantung
✅ Sidotani
✅ Perlanaan Lormes
✅ Keramat Kuba
✅ Timbaan
✅ Gunung Bayu
… dan masih banyak lagi klub lainnya yang ikut serta.
Turnamen Setasami Musim 1 (2014)
Turnamen Setasami pertama kali digelar pada 29-30 Maret dan 5-6 April 2014 di Lapangan Pondok Akar. Pertandingan berlangsung ketat dengan menghasilkan delapan besar, yang kemudian berlaga di semifinal pada 8 April 2014.
Jadwal Babak 8 Besar:
- GAM vs RRC (GAM lolos ke semifinal)
- KUSA TC vs MTC I
- JAIL vs DIKJAR
- CEMARA vs CODET
Pada 13 April 2014, Juara 1, 2, 3, dan 4 dari Setasami Musim 1 mendapat undangan dari PSTI Batubara untuk melakukan pertandingan persahabatan.
Perkembangan Turnamen Setasami di Tahun 2014-2015
- Setasami Musim 2: 4-11 Mei 2014, di Sidotani 1
- Setasami Musim 3: 27 Juli 2014, di Kampung Mangkei
- Setasami Musim 5: 4-5 Januari 2015, di Perguruan Muhammadiyah Perdagangan
- Setasami Musim 6: 15 Februari 2015, di PT. Panca Surya
Setelah musim ke-6, informasi mengenai Setasami ke-7 dan seterusnya di tahun 2015 tidak terdokumentasi dengan baik. Akibatnya, sepak takraw di Simalungun mengalami masa vakum dan minim turnamen dalam beberapa tahun berikutnya.
Kebangkitan Turnamen Setasami: Perjalanan dari 2017 hingga 2018
Setelah mengalami masa vakum, Turnamen Sepak Takraw Setasami kembali hidup pada tahun 2017, berkat upaya keras komunitas sepak takraw di Simalungun, terutama Satria, Edi Siswanto dan Eka Kurniawan. Turnamen yang sebelumnya sempat berjalan sejak 2014 ini kembali bergulir dengan format bergilir antar Nagori/Desa di Kecamatan Bandar dan sekitarnya.
Momentum Baru: Muskab PSTI Simalungun 2017
Sebelum Setasami kembali bergulir, pada 17 September 2017, PSTI Simalungun menggelar Musyawarah Kabupaten (Muskab) untuk memilih kepengurusan baru. Dalam Muskab ini, Hendra Sukmana Sinaga, S.Kom terpilih sebagai Ketua PSTI Simalungun, sementara Satria, S.P dipercaya sebagai Sekretaris Jenderal PSTI Simalungun.
Terpilihnya Satria, S.P sebagai Sekjen PSTI Simalungun menjadi semangat baru bagi perkembangan sepak takraw di Simalungun, mengingat ia sebelumnya sudah aktif membangun komunitas sepak takraw melalui Turnamen Setasami. Dengan posisinya di kepengurusan PSTI, kini ia memiliki ruang lebih besar untuk mengembangkan dan memajukan olahraga ini di tingkat kabupaten.
Kebangkitan Turnamen Setasami 2017-2018
✅ Setasami Musim 1 – 3 Desember 2017
Turnamen Setasami Musim 1 kembali diselenggarakan di Kampung Keramat Kuba, Perdagangan II, Kecamatan Bandar. Ini menjadi titik awal kebangkitan Setasami setelah beberapa tahun vakum. Para tim takraw dari berbagai desa berkumpul untuk kembali bertanding dan menghidupkan semangat kompetisi.
✅ Setasami Musim 2 – 7 Januari 2018
Hanya sebulan setelah Setasami pertama, Setasami Musim 2 digelar di Lapangan Landpabi, Landbaw, samping Bakso Putra. Antusiasme semakin meningkat dengan semakin banyaknya tim yang ikut serta dalam turnamen ini.
✅ Setasami Cup III – 18 Maret 2018
Turnamen Setasami Cup III diadakan di Lapangan Takraw Sebrang, Gang Amal, dekat SMK Satrya Budi 2 Perdagangan. Turnamen ini memperlihatkan semakin banyaknya tim yang bergabung dari luar Simalungun, menjadikan Setasami sebagai ajang kompetisi yang lebih kompetitif.
✅ Setasami Cup IV – 23 Juni 2018
Untuk pertama kalinya, Setasami diadakan di luar Kabupaten Simalungun. Desa Mangkai Baru, Kecamatan Limapuluh, Kabupaten Batubara menjadi tuan rumah Setasami Cup IV. Ini menunjukkan bahwa turnamen ini tidak hanya menjadi ajang lokal, tetapi juga mampu menarik minat tim dari daerah lain.
✅ Setasami Cup V – 18 September 2018
Turnamen Setasami Cup V kembali diadakan di Kampung Pompa Perlanaan, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun. Dengan semakin banyaknya peserta dan klub yang berpartisipasi, turnamen ini semakin mengukuhkan diri sebagai ajang rutin yang ditunggu-tunggu oleh komunitas sepak takraw di Simalungun dan sekitarnya.
Kesimpulan: Setasami, Turnamen yang Terus Berkembang
Dalam kurun waktu 2017-2018, Turnamen Setasami telah berkembang pesat dan semakin mendapatkan perhatian dari berbagai komunitas sepak takraw. Dengan sistem turnamen bergilir antar desa, Setasami berhasil menjadi wadah bagi pembinaan atlet muda dan menjadi ajang silaturahmi bagi komunitas sepak takraw.
Terpilihnya Satria, S.P sebagai Sekjen PSTI Simalungun pada 2017 juga memberikan dorongan besar bagi perkembangan sepak takraw di Simalungun. Kini, dengan kombinasi dukungan dari PSTI Simalungun dan komunitas lokal, Setasami semakin memiliki pondasi kuat untuk terus berkembang di tahun-tahun berikutnya.
📢 Sepak takraw Simalungun, tetap jaya! 🏆🔥